Apresiasi Film

29 10 2008

 

insomniafilmfest1

Saat ini film telah diakui sebagai karya seni, namun tidak demikian pada awal munculnya. Meskipun pada saat kelahirannya film sangat populer, tetapi pengakuan masyarakat pada nilai artistik film masih belum terlihat. 

 

Jika kita benar-benar ingin memahami film, maka kita harus mengetahui aspek-aspek pembangun dari sebuah film. Seperti karya seni lainnya, film juga memiliki sifat-sifat dasar dari sebuah karya seni pahat seperti garis, susunan, warna, bentuk, volume, dan massa. Seperti drama, film melakukan komunikasi visual melalui laku dramatik, gerak dan ekspresi dan komunikasi verbal melalui dialog. Seperti musik, film mempergunakan irama yang kompleks dan halus. Seperti puisi, film berkomunikasi melalui citra dan metafora juga lambang-lambang. Seperti pantomim, film memusatkan diri pada gambar bergerak, dan seperti tari, gambar bergerak pada film memiliki sifat-sifat ritmis tertentu. Seperti novel, film memiliki kesanggupan untuk memainkan ruang dan waktu. Read the rest of this entry »

Advertisements




Mengenal Karakter Siswa

29 10 2008

Seperti halnya kegiatan menonton film, yang di dalam ceritanya terdapat karakter-karakter tokoh film yang beragam, mulai dari tokoh utama, tokoh pembantu, antagonis, protagonis, dll.  Maka dalam pembelajaran pun terdapat karakter-karakter siswa yang jauh lebih beragam. Jika anda menyaksikan film Laskar Pelangi atau membaca novelnya karya Andrea Hirata, maka di sana anda akan menemukan 10 karakter siswa yang berlainan. Mulai dari latar belakang sosialnya, ekonomi, kemampuan intelegensi, bakat, motivasi belajar, dll. Read the rest of this entry »








%d bloggers like this: